Kementerian UMKM Dorong Wirausaha Muda Kalbar dan Pemulihan Usaha Terdampak Karhutla
kalbarin.com – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong pertumbuhan wirausaha baru di Kalimantan Barat sekaligus mendukung pemulihan ekonomi pelaku UMKM yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Upaya tersebut dilakukan melalui program Bursa Wirausaha Unggulan (BWU) yang mempertemukan mahasiswa, UMKM binaan perguruan tinggi, lembaga inkubator, serta wirausaha pemula dengan berbagai layanan pengembangan usaha.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan, program tersebut melibatkan 1.000 mahasiswa dan pelaku usaha untuk membangun ekosistem kewirausahaan yang produktif serta mampu mendorong perekonomian daerah.
“Program ini juga bagian dari upaya kami mengubah tantangan ketenagakerjaan menjadi peluang pertumbuhan wirausaha baru dan juga mendorong percepatan penyerapan tenaga kerja berkualitas,” ujar Maman.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip dalam kegiatan tersebut, pada Juli 2026 sebanyak 57,8 persen atau 85,3 juta penduduk bekerja di sektor informal. Sementara itu, jumlah pengangguran nasional tercatat 7,24 juta orang.
Di Kalimantan Barat, sekitar 139 ribu penduduk belum memperoleh pekerjaan. Pada saat yang sama, 77 perguruan tinggi di provinsi tersebut menghasilkan sekitar 32 ribu lulusan baru setiap tahun.
Maman menilai, pengembangan kewirausahaan dapat menjadi salah satu upaya untuk memperluas kesempatan kerja. Karena itu, perguruan tinggi didorong tidak hanya mempersiapkan mahasiswa untuk mencari pekerjaan, tetapi juga membekali mereka dengan kemampuan membangun usaha.
“Kami juga mendorong mahasiswa dan talenta muda mengambil peluang usaha dan menciptakan inovasi sehingga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.
Selain penguatan kapasitas, Kementerian UMKM mendorong perluasan akses pasar melalui kerja sama merek makanan Di’Mr.Kriuk dengan jaringan ritel Alfamart. Kerja sama juga dilakukan antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Barat dengan LLP-KUKM.
Di bidang digitalisasi, kementerian menyepakati komitmen bersama pemerintah kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat untuk mendorong pelaku UMKM bergabung dengan platform SAPA UMKM. Platform tersebut menyediakan akses layanan pengembangan usaha yang terintegrasi dengan 18 kementerian dan lembaga.
Dukungan pembiayaan juga diberikan kepada sejumlah pengusaha muda melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI, Bank Kalbar, Bank Mandiri, BNI, BTN, BSI, dan Pegadaian.
Kementerian UMKM turut menjalin kerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tanjungpura serta TVRI untuk memperluas dukungan bagi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah.
Dukungan Pemulihan UMKM Terdampak Karhutla
Di tengah upaya pengembangan kewirausahaan, Kementerian UMKM juga menaruh perhatian pada dampak karhutla terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di Kalimantan Barat.
Maman menyampaikan harapan agar bencana kabut asap segera berakhir sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan kegiatan sehari-hari secara normal.
“Kita semua berharap dan berdoa semoga bencana kabut asap ini segera berakhir sehingga kehidupan masyarakat kembali berjalan normal,” ujarnya.
Untuk membantu pemulihan ekonomi pelaku UMKM terdampak, kementerian bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui program CSR Kredit Ultra Mikro (KUM) Peduli. Program ini ditujukan untuk memfasilitasi pembiayaan usaha dengan bunga rendah.
Selain itu, Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar Pontianak digelar bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperluas akses pengembangan usaha bagi perempuan yang menjalankan bisnis di sektor ultramikro.
Maman berharap kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, lembaga keuangan, dan mitra usaha dapat memperkuat ekosistem kewirausahaan di Kalimantan Barat, membuka peluang kerja baru, serta meningkatkan kontribusi UMKM terhadap perekonomian daerah dan nasional.
“Saya mengajak kita semua untuk berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem yang mendukung para wirausaha untuk tumbuh,” pungkasnya.
