Sabtu, 24 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Ekspor Perikanan Kalbar ke Malaysia Capai Rp16,09 Miliar Lewat Jagoi Babang

✍️ Maya Sari 🕒 29 Sep 2026 👁️ 4x dibaca
Kantor Bea Cukai Jagoi Babang memfasilitasi ekspor komoditas perikanan kerang ke Malaysia
Kantor Bea Cukai Jagoi Babang memfasilitasi ekspor komoditas perikanan kerang ke Malaysia Foto: istimewa

Kalbarin.com-Ekspor komoditas perikanan dari Kalimantan Barat ke Malaysia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, mencapai 676,96 ton dengan nilai Rp16,09 miliar hingga Agustus 2026. Aktivitas perdagangan tersebut melibatkan pelaku usaha umum maupun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan perbatasan.

Kepala Kantor Bea Cukai Jagoi Babang Arman Tarmidzi mengatakan pihaknya terus memberikan kemudahan dan fasilitasi kepada pelaku usaha agar produk lokal dari kawasan perbatasan dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

“Kami berupaya memberikan pelayanan dan fasilitasi optimal kepada pelaku usaha, termasuk UMKM, sehingga potensi produk perikanan dari wilayah perbatasan dapat memiliki akses pasar lebih luas,” ujar Arman, Senin (28/9).

Komoditas yang dikirim ke Malaysia terdiri atas berbagai jenis hasil perikanan. Produk tersebut meliputi udang, kepiting, kerang, bawal, kakap, cumi-cumi, tenggiri, kerapu, rajungan, sotong, ikan asin, serta sejumlah jenis ikan dan hasil laut lainnya.

Menurut Arman, beragamnya produk yang berhasil dipasarkan ke Malaysia menunjukkan potensi sektor perikanan di wilayah perbatasan masih terbuka untuk terus dikembangkan. Aktivitas ekspor juga memberikan kesempatan kepada pelaku usaha lokal untuk memperluas jangkauan pemasaran hingga ke luar negeri.

Dalam prosesnya, Bea Cukai Jagoi Babang menjalankan fungsi sebagai trade facilitator dan industrial assistance. Peran tersebut dilakukan untuk membantu kelancaran kegiatan perdagangan internasional, termasuk bagi pelaku usaha yang berada di kawasan perbatasan.

Koordinasi juga dilakukan bersama Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Satuan Pelayanan Jagoi Babang. Kerja sama tersebut diperlukan untuk mendukung kelancaran arus komoditas perikanan yang akan dikirim ke Malaysia.

“Sinergi dengan BKHIT Satuan Pelayanan Jagoi Babang juga penting untuk memastikan ekspor berjalan lancar, tertib, dan sesuai ketentuan,” katanya.

Kolaborasi antarlembaga menjadi bagian dari proses pengawasan ekspor karena produk perikanan yang masuk ke pasar luar negeri harus memenuhi berbagai persyaratan, termasuk ketentuan pemeriksaan dan perdagangan.

Kegiatan ekspor melalui Jagoi Babang juga memperlihatkan semakin pentingnya kawasan perbatasan sebagai jalur pemasaran produk lokal Kalimantan Barat. Selain hasil perikanan, perdagangan lintas batas di kawasan tersebut sebelumnya juga mencakup hasil bumi dan ikan.

Secara keseluruhan, nilai ekspor yang melalui kawasan Jagoi Babang hingga Agustus 2026 tercatat sekitar Rp109,40 miliar. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan nilai ekspor sepanjang 2025 yang mencapai Rp101,74 miliar.

Peningkatan aktivitas perdagangan tersebut memperkuat posisi Jagoi Babang sebagai salah satu pintu masuk produk Kalimantan Barat menuju Sarawak, Malaysia. Bagi pelaku usaha lokal, jalur tersebut membuka kesempatan untuk mendapatkan pasar yang lebih luas.

Arman menilai kegiatan ekspor juga memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat di kawasan perbatasan. Perluasan pasar dapat meningkatkan nilai jual produk sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya lokal.

Bea Cukai Jagoi Babang akan melanjutkan koordinasi dengan instansi terkait sekaligus memberikan fasilitasi kepada pelaku usaha. Upaya tersebut diarahkan agar komoditas lokal, termasuk produk perikanan, semakin memiliki kemampuan untuk bersaing dan masuk ke pasar internasional.

Bagi UMKM dan pelaku usaha perikanan di kawasan perbatasan, keberadaan jalur ekspor melalui Jagoi Babang menjadi peluang untuk memperluas pemasaran sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk yang dihasilkan masyarakat.

MS
Maya SariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update