KuCoin Luncurkan Versi 5.0, Integrasikan AI dan Perbarui Fitur Perdagangan Kripto
kalbarin.com – Platform aset kripto global KuCoin meluncurkan KuCoin 5.0 dengan pembaruan pada antarmuka pengguna, integrasi kecerdasan buatan (AI), sistem perdagangan, serta pengelolaan aset digital.
Pembaruan ini diperkenalkan melalui inisiatif global bertajuk Trust, Built-in dengan prinsip Trust First. Trade Next. KuCoin menyatakan pengembangan tersebut bertujuan menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih terpadu, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.
KuCoin 5.0 mencakup enam aspek utama, yakni kepatuhan regulasi, teknologi, aset, pengalaman pengguna, kecerdasan buatan, dan pengelolaan kekayaan atau wealth management.
Alih-alih hanya mengandalkan satu fitur baru, perusahaan mengintegrasikan sejumlah layanan untuk menyederhanakan aktivitas pengguna dalam mengakses informasi pasar, menggunakan fitur perdagangan, dan mengelola aset digital.
Antarmuka Diperbarui dan Fitur Aksesibilitas Ditambahkan
Salah satu pembaruan KuCoin 5.0 adalah Profile Center 2.0 yang menghadirkan tampilan visual lebih terstruktur dengan tata letak berbasis kartu. Pembaruan ini dirancang untuk memudahkan pengguna menemukan informasi serta fungsi yang sering digunakan.
Sistem sub-akun juga disempurnakan untuk mempermudah pembuatan akun, memperkuat kontrol keamanan, dan menyederhanakan pengelolaan beberapa akun.
Pada fitur analisis pasar, KuCoin memperbarui grafik K-line dengan perangkat analisis yang lebih praktis dan data waktu nyata. Pengaturan grafik juga dapat disinkronkan di berbagai perangkat agar pengguna lebih mudah memantau pergerakan pasar.
Platform ini turut menyediakan mode aksesibilitas bagi pengguna dengan gangguan persepsi warna. Menurut KuCoin, fitur tersebut ditujukan untuk membantu pengguna membedakan grafik dan informasi visual lainnya.
KuCoin juga menawarkan mode Lite dan Pro agar tampilan serta pengalaman penggunaan dapat disesuaikan dengan tingkat pemahaman dan kebutuhan masing-masing pengguna.
AI Assistant 5.0 Terintegrasi di Berbagai Layanan
KuCoin 5.0 menghadirkan pembaruan AI Assistant 5.0 yang menggabungkan percakapan, tanya jawab, dan penyelesaian tugas melalui satu akses asisten AI di dalam platform.
Menurut perusahaan, asisten tersebut dapat membantu pengguna mengakses informasi pasar, layanan Earn, fitur perdagangan, layanan pelanggan, hingga informasi kampanye.
AI Assistant 5.0 juga dirancang untuk memahami konteks halaman yang sedang dibuka dan tindakan pengguna. Dengan kemampuan tersebut, asisten diharapkan dapat memberikan rekomendasi layanan yang relevan serta membantu menyelesaikan tugas tertentu.
Meski demikian, penggunaan asisten AI dalam aktivitas keuangan tetap perlu disertai pemeriksaan informasi secara mandiri. Rekomendasi berbasis AI tidak menjamin keuntungan dan tidak menghilangkan risiko perdagangan aset kripto.
Unified Trading Account Satukan Pengelolaan Dana
Untuk pengguna dengan kebutuhan perdagangan yang lebih kompleks, KuCoin memperkenalkan pembaruan pada Unified Trading Account (UTA).
Fitur ini menyatukan perdagangan spot, margin, dan futures dalam satu sistem pengelolaan dana, margin, serta risiko. Berdasarkan keterangan perusahaan, UTA tersedia bagi pengguna yang memenuhi persyaratan, termasuk pengguna dengan status VIP1 ke atas.
Melalui sistem tersebut, pengguna yang memenuhi syarat dapat mengurangi kebutuhan memindahkan dana secara berulang antar-akun dan mengelola modal dengan lebih terintegrasi untuk produk yang didukung.
Namun, integrasi akun tidak menghilangkan risiko kerugian. Perdagangan margin dan futures dapat meningkatkan eksposur terhadap perubahan harga, sehingga pengguna perlu memahami mekanisme serta ketentuan setiap produk sebelum menggunakannya.
Integrasi Earn dan Perdagangan Aset Digital
KuCoin 5.0 juga memperkuat integrasi antara layanan Earn dan perdagangan. Pembaruan yang diumumkan mencakup produk pengelolaan kekayaan untuk pengguna tertentu, akses Earn melalui sub-akun, serta dukungan pengelolaan aset tertentu dalam Unified Trading Account.
KuCoin menyebut akun utama dan sub-akun dapat mengikuti layanan Earn dengan pengelolaan dana yang tetap terpisah. Selain itu, KCUSD dapat digunakan sebagai jaminan margin dalam UTA sesuai ketentuan produk yang berlaku.
Integrasi tersebut ditujukan untuk mengurangi perpindahan dana antar-layanan. Meski demikian, pengguna tetap perlu memeriksa syarat, biaya, likuiditas, serta risiko yang melekat pada setiap produk aset digital.
KuCoin Tekankan Pengembangan Berbasis Kepercayaan
CEO KuCoin, BC Wong, mengatakan kepercayaan pengguna menjadi salah satu prinsip utama dalam pengembangan platform.
"Kepercayaan harus bisa dirasakan pengguna dalam setiap interaksi, baik melalui perlindungan aset maupun melalui platform yang jelas, andal, dan efisien," kata BC Wong, CEO, KuCoin.
"KuCoin 5.0 menjadi langkah penting untuk mewujudkan komitmen jangka panjang kami dalam membangun kepercayaan melalui produk. Dengan menyatukan berbagai fitur utama dalam satu platform yang lebih terpadu, intuitif, dan cerdas, kami ingin memberikan kendali dan keyakinan yang lebih besar bagi pengguna, serta menyiapkan fondasi bagi perkembangan keuangan digital pada masa mendatang."
KuCoin menyatakan pengembangan versi 5.0 akan menjadi fondasi untuk pembaruan platform berikutnya, terutama dalam mengintegrasikan perdagangan, pengelolaan aset, dan layanan berbasis teknologi cerdas.
Perusahaan yang berdiri pada 2017 itu mengklaim melayani lebih dari 45 juta pengguna di lebih dari 200 negara dan wilayah serta menyediakan akses ke lebih dari 1.000 aset digital. KuCoin juga menyebut telah memiliki sejumlah sertifikasi keamanan dan sistem manajemen, termasuk SOC 2 Type II dan ISO/IEC 27001:2022.
Informasi mengenai jumlah pengguna, sertifikasi, dan perizinan tersebut merupakan keterangan perusahaan yang tetap perlu diperiksa melalui dokumentasi resmi jika digunakan sebagai dasar penilaian keamanan atau kepatuhan platform.
