Kafilah Kalbar Berprestasi di MTQ Nasional 2026, Norsan Dorong Pelatihan Lebih Intensif
Kalbarin.com-Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memberikan penghargaan berupa bonus kepada kafilah yang berhasil meraih prestasi dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Jawa Tengah 2026. Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan peserta, pelatih, serta official LPTQ Kalbar dalam membawa nama daerah di tingkat nasional.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan apresiasi tersebut sekaligus mendorong agar hasil yang telah dicapai menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pembinaan pada ajang berikutnya.
Norsan mengingatkan para peserta untuk tidak berhenti berlatih meskipun telah memperoleh prestasi. Persaingan pada tingkat nasional, menurutnya, membutuhkan persiapan yang lebih konsisten dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
"Jangan pernah merasa puas, latihan terus. Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda, dan keberhasilan kita perlu terus ditingkatkan. Asah kemampuan ibarat pisau yang terus diasah agar semakin tajam," katanya.
Untuk meningkatkan kemampuan kafilah pada kompetisi mendatang, Norsan menawarkan sejumlah strategi pembinaan. Salah satunya dengan menghadirkan pelatih yang memiliki pengalaman dan kapasitas di tingkat nasional untuk memberikan pelatihan di Kalimantan Barat.
Selain itu, kafilah juga dapat dikirim mengikuti program latihan di luar Kalbar. Pemerintah daerah turut membuka kemungkinan melakukan studi banding ke daerah yang dinilai memiliki sistem pembinaan Al-Qur'an yang berkembang, salah satunya Kalimantan Timur.
Pada MTQ Nasional XXXI Jawa Tengah 2026, lima kafilah Kalimantan Barat berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan.
Yusuf Mubarok meraih Juara 2 Nasional pada cabang Tahfiz Al-Qur'an/Hafalan Putra. Hadyan Miftah Pratama memperoleh Juara Harapan 1 pada cabang Hafalan 5 Juz Ma’at Tilawah Putra.
Prestasi lainnya diraih Siti Farhatun Nupus yang mendapatkan Juara Harapan 1 cabang Tilawah Tuna Netra Putri. Raya Salsabila meraih Juara Harapan 3 pada cabang Hafalan 5 Juz Ma’at Tilawah Putri, sedangkan Ni’matilah memperoleh Juara Harapan 3 cabang Qira’at Murattal Dewasa Putri.
Capaian tersebut menjadi salah satu modal bagi Kalimantan Barat untuk memperkuat program pembinaan kafilah menjelang kompetisi berikutnya. Evaluasi terhadap proses latihan dan strategi persiapan dinilai diperlukan agar prestasi yang diperoleh dapat ditingkatkan.
Norsan juga menyampaikan permintaan maaf karena tidak dapat hadir langsung di lokasi MTQ Nasional di Jawa Tengah. Pada saat pelaksanaan kegiatan, ia harus menjalankan tugas menangani persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap yang terjadi di Kalimantan Barat.
Ke depan, pembinaan yang lebih terarah dan dilakukan secara berkesinambungan diharapkan dapat meningkatkan daya saing kafilah Kalbar. Pemerintah provinsi menargetkan prestasi pada ajang MTQ nasional dapat terus berkembang sehingga Kalimantan Barat mampu bersaing lebih kuat di tingkat nasional.
