Sabtu, 24 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Olahraga
Olahraga

Jelang Porprov Kalbar 2026, PELTI Genjot Pembinaan Atlet Tenis Usia Dini

✍️ Maya Sari 🕒 16 Oct 2026 👁️ 3x dibaca
Ketua Umum PELTI Kalbar Erlina Ria Norsan saat silaturahmi dan pembinaan organisasi PELTI kabupaten/kota di Lapangan Tenis PELTI Kabupaten Sambas.
Ketua Umum PELTI Kalbar Erlina Ria Norsan saat silaturahmi dan pembinaan organisasi PELTI kabupaten/kota di Lapangan Tenis PELTI Kabupaten Sambas. Foto: istimewa

kalbarin.com – Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Kalimantan Barat memperkuat pembinaan atlet tenis lapangan usia dini untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah. Selain menyiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar 2026, organisasi tersebut mendorong peningkatan sarana latihan di Kabupaten Sambas.

Ketua Umum PELTI Kalbar, Erlina Ria Norsan, menyampaikan hal itu saat kegiatan silaturahmi dan pembinaan organisasi PELTI kabupaten/kota di Lapangan Tenis PELTI Kabupaten Sambas, Selasa (13/10/2026).

Erlina menilai pembinaan atlet perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan program latihan yang terarah dan terukur. Dukungan fasilitas yang memadai juga diperlukan agar kemampuan atlet, khususnya kelompok usia dini, dapat berkembang secara optimal.

“Pembinaan yang terarah harus didukung fasilitas latihan yang memadai. Dengan demikian, potensi atlet usia dini dapat dikembangkan sejak awal dan dipersiapkan untuk meraih prestasi,” ujarnya.

Ia turut meminta dukungan pemerintah daerah untuk meningkatkan sarana dan prasarana tenis lapangan di Sambas. Ketersediaan fasilitas yang layak diharapkan dapat menunjang latihan sekaligus memperluas kesempatan masyarakat untuk mengembangkan kemampuan di cabang olahraga tersebut.

Porprov Kalbar 2026 Jadi Target Pembinaan

Menjelang Porprov Kalbar yang dijadwalkan berlangsung pada 15–20 November 2026, PELTI Kalbar menekankan pentingnya kesiapan atlet melalui pembinaan di setiap kabupaten dan kota.

Menurut Erlina, proses pembinaan tidak cukup hanya mengandalkan latihan rutin. Atlet juga membutuhkan kesempatan mengikuti kompetisi untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan meningkatkan mental menghadapi lawan.

Sejak kepengurusan PELTI Kalbar dilantik pada 8 November 2025, sejumlah program telah dijalankan, termasuk penyelenggaraan Kejuaraan PELTI Cup I dan II serta pelatihan pelatih tenis.

PELTI Kalbar juga menjalin kerja sama dengan FKIP Universitas Tanjungpura melalui nota kesepahaman untuk mendukung pengembangan pendidikan jasmani dan olahraga serta peningkatan sumber daya manusia di bidang tenis lapangan.

Pada November 2026, PELTI Kalbar merencanakan pengiriman atlet kelompok umur ke turnamen nasional yang diakui organisasi tersebut. Selanjutnya, Pertandingan Tenis Piala Gubernur dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026 sebagai bagian dari agenda kompetisi dan pemantauan atlet untuk persiapan Pra-PON.

Kompetisi Kelompok Umur Didorong Lebih Luas

Untuk memperkuat regenerasi atlet, Erlina meminta klub dan komunitas penyelenggara turnamen di kabupaten/kota berkoordinasi dengan PELTI setempat.

Ia berharap kompetisi tenis turut menyediakan kategori kelompok umur 10, 14, 16, dan 18 tahun. Pembagian kategori tersebut diharapkan memberikan kesempatan bertanding yang lebih luas sekaligus mendukung proses pembinaan secara berjenjang.

Dengan penguatan organisasi, peningkatan fasilitas, pelatihan, dan kompetisi yang berkesinambungan, PELTI Kalbar berharap potensi atlet muda di berbagai daerah dapat berkembang dan mampu bersaing pada tingkat yang lebih tinggi.

MS
Maya SariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update