Sabtu, 07 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Daerah
Daerah

Erlina Ajak Masyarakat Mempawah Perkuat Literasi di Era Digital

✍️ Maya Sari 🕒 07 Nov 2026 👁️ 0x dibaca
Bupati Mempawah, Erlina memukul gong menandai dibukanya festival literasi.
Bupati Mempawah, Erlina memukul gong menandai dibukanya festival literasi. Foto: istimewa

kalbarin.com – Pemerintah Kabupaten Mempawah mendorong penguatan budaya literasi sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital.

Bupati Mempawah, Hj. Erlina, mengatakan literasi saat ini tidak cukup hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis. Masyarakat juga perlu memiliki kecakapan berpikir kritis, memahami informasi, serta menggunakan teknologi secara bijak.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Festival Literasi Kabupaten Mempawah 2026 di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispussip) Mempawah.

“Masyarakat literat adalah masyarakat yang mampu memilah informasi, bijak menggunakan teknologi, dan produktif dalam berkarya,” ujar Erlina.

Menurutnya, peningkatan minat baca dan indeks literasi masyarakat menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, Pemkab Mempawah berkomitmen mendorong tumbuhnya budaya membaca sekaligus kreativitas masyarakat.

Erlina berharap festival tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebiasaan membaca dan mengembangkan daya cipta melalui keterlibatan berbagai elemen masyarakat.

Ketua Panitia Festival Literasi, Aswanda, menjelaskan kegiatan itu digelar untuk memperkenalkan perpustakaan, meningkatkan minat baca, serta menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat.

Ia berharap festival tersebut turut memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat, bukan sekadar tempat membaca dan meminjam buku.

Kegiatan ini melibatkan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar PAUD hingga perguruan tinggi, guru, komunitas literasi, pegiat budaya, TP PKK, Dharma Wanita, serta masyarakat umum.

Festival Literasi Mempawah 2026 juga menghadirkan akademisi Universitas Muhammadiyah Pontianak, Forum Indonesia Menulis, Bunda Literasi Kabupaten Mempawah, komunitas literasi, sanggar budaya, komunitas seni, hingga grup musik lokal.

Melalui kegiatan tersebut, penguatan literasi diharapkan dapat berkembang menjadi gerakan bersama untuk membangun masyarakat yang lebih kritis, kreatif, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

MS
Maya SariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update