Sabtu, 24 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

BNPB Catat 96,07 Hektare Karhutla Masih Terbakar, Kalbar Sisa 1 Hektare

✍️ Maya Sari 🕒 30 Sep 2026 👁️ 5x dibaca
BNPB mencatat 96,07 hektare lahan karhutla di enam provinsi prioritas masih belum padam
BNPB mencatat 96,07 hektare lahan karhutla di enam provinsi prioritas masih belum padam Foto: istimewa

kalbarin.com-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat masih ada 96,07 hektare lahan yang belum berhasil dipadamkan dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas hingga 28 September 2026.

Dari total 527,60 hektare lahan yang terbakar, tim gabungan telah berhasil memadamkan 431,53 hektare. Sementara itu, luas area yang masih terbakar mengalami penurunan dibandingkan sehari sebelumnya.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyebut area yang belum padam berkurang 62,29 hektare dibandingkan data 27 September 2026 yang mencapai 158,36 hektare.

Penurunan luas area terbakar terjadi di empat provinsi. Kalimantan Tengah mencatat penurunan terbesar sebesar 46,70 hektare, disusul Kalimantan Selatan 17,74 hektare, Jambi 1,50 hektare, dan Kalimantan Barat sebesar 1 hektare.

Sebaliknya, dua provinsi masih mengalami peningkatan luas lahan terbakar, yakni Sumatera Selatan sebesar 4,15 hektare dan Riau 0,50 hektare.

Kalbar Masuk Enam Provinsi Prioritas

Kalimantan Barat menjadi salah satu dari enam provinsi yang menjadi prioritas penanganan karhutla bersama Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Jambi dan Kalimantan Tengah.

Berdasarkan perkembangan data BNPB tersebut, luas area yang masih terbakar di Kalbar mengalami penurunan sebesar 1 hektare dibandingkan hari sebelumnya.

Penanganan karhutla dilakukan melalui operasi pemadaman di darat dan udara. Secara keseluruhan, operasi darat telah menangani area seluas 369,03 hektare, sedangkan pemadaman melalui operasi udara mencapai 62,50 hektare.

Puluhan Ribu Personel Dikerahkan

BNPB mencatat sebanyak 59.035 personel satuan tugas disiagakan untuk menangani karhutla di enam provinsi prioritas.

Operasi tersebut diperkuat dengan 43 unit water bombing, serta 13 armada yang digunakan untuk patroli dan mendukung Operasi Modifikasi Cuaca.

Upaya penanganan masih terus dilakukan untuk mengurangi luasan lahan yang belum berhasil dipadamkan sekaligus mencegah meluasnya kebakaran.

Selain enam provinsi prioritas, penanganan karhutla juga masih berlangsung di sejumlah wilayah lain, di antaranya Minahasa Utara, Taman Nasional Way Kambas di Lampung, Magetan, Bangka Barat dan Pati.

MS
Maya SariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update