Sabtu, 24 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

BMKG Minta Warga Waspada Cuaca Berubah dan Risiko Karhutla di Kalimantan

✍️ Maya Sari 🕒 06 Oct 2026 👁️ 5x dibaca
Arsip - Warga berada di pinggir pantai saat gelombang tinggi di Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh,
Arsip - Warga berada di pinggir pantai saat gelombang tinggi di Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Foto: istimewa

kalbarin.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai perubahan cuaca, potensi gelombang tinggi, banjir rob hingga risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa.

Prakirawan BMKG Bintari mengatakan pola perlambatan dan pertemuan angin dapat memicu pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Meski demikian, kondisi kering masih mendominasi sebagian besar wilayah.

Menurutnya, pembentukan awan hujan berpotensi terjadi di pesisir barat Sumatera, sebagian besar Kalimantan, serta wilayah Papua bagian tengah dan kawasan pegunungan.

"Pesisir barat Sumatera, sebagian besar Kalimantan, hingga wilayah Papua bagian tengah dan pegunungan diprakirakan mengalami pembentukan awan hujan. Pengguna transportasi udara diimbau mewaspadai potensi awan cumulonimbus di wilayah lintasan penerbangan tersebut," kata Bintari dalam pembaruan informasi cuaca BMKG di Jakarta.

Pontianak Berpotensi Hujan Ringan

Untuk wilayah Kalimantan, BMKG memprakirakan hujan ringan berpeluang terjadi di Pontianak dan Tanjung Selor. Sementara Palangka Raya berpotensi mengalami kondisi udara berasap seiring cuaca kering.

Kondisi tersebut membuat masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama di wilayah yang masih mengalami periode kering.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan perkembangan cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah dalam waktu singkat.

Waspada Gelombang Tinggi dan Banjir Rob

Selain cuaca daratan, BMKG memberikan perhatian terhadap kondisi perairan Indonesia. Gelombang tinggi dengan ketinggian sekitar 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung serta Samudra Hindia selatan Banten sampai Nusa Tenggara Barat.

Nelayan dan operator transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi tersebut.

Masyarakat pesisir Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Kalimantan Selatan juga diminta mengantisipasi kemungkinan banjir rob akibat pasang air laut.

Di sejumlah wilayah lain, Sumatera berpotensi mengalami hujan dengan intensitas bervariasi. Pekanbaru diprakirakan mengalami hujan petir, Banda Aceh hujan sedang, sedangkan Medan dan Padang berpotensi hujan ringan.

Sementara di Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, sejumlah kota diprakirakan mengalami cuaca berawan hingga berawan tebal. Beberapa wilayah lainnya juga berpotensi mengalami hujan ringan dan udara kabur.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, wilayah pesisir, serta daerah yang masih menghadapi risiko kekeringan dan karhutla.

MS
Maya SariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update