Sabtu, 24 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

BAZNAS Singkawang Dorong Pemanfaatan Zakat untuk Bantu Pasien TB

✍️ Maya Sari 🕒 30 Sep 2026 👁️ 6x dibaca
Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Singkawang Malik Moh Said
Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Singkawang Malik Moh Said Foto: istimewa

kalbarin.com — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Singkawang mendorong pemanfaatan zakat untuk membantu pencegahan dan pengendalian tuberkulosis (TB), khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan dukungan selama menjalani pengobatan.

Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Singkawang Malik Moh Said mengatakan, penyaluran zakat tidak hanya diarahkan untuk membantu kebutuhan ekonomi, tetapi juga menyasar masyarakat yang menghadapi persoalan kesehatan.

"Kami berkontribusi melalui penyaluran bantuan sembako dan nutrisi berupa beras, telur, susu, vitamin kepada penderita TB, penanggulangan stunting, serta bantuan pengadaan jamban sehat kepada keluarga tidak mampu untuk pencegahan dini penularan TB," ujarnya di Singkawang, Selasa.

Menurut Malik, bantuan pemenuhan nutrisi menjadi salah satu bentuk dukungan bagi pasien TB dari keluarga kurang mampu agar dapat menjalani proses pengobatan.

Pemanfaatan zakat untuk program tersebut, lanjutnya, memiliki dasar dalam regulasi pengelolaan dan pendistribusian zakat. Di antaranya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014, serta Peraturan BAZNAS Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat.

BAZNAS Singkawang juga mendorong kerja sama dengan Dinas Kesehatan dan puskesmas dalam pendataan calon penerima bantuan secara by name by address. Data tersebut kemudian dapat digunakan sebagai bahan verifikasi untuk memastikan penerima memenuhi kriteria mustahik.

Sasaran program antara lain pasien TB dari kelompok fakir dan miskin yang membutuhkan dukungan nutrisi selama pengobatan. Bantuan juga diarahkan kepada keluarga kurang mampu yang belum memiliki jamban sehat sebagai bagian dari upaya mencegah penularan penyakit.

Ke depan, BAZNAS Singkawang berencana memperluas pemberian makanan tambahan bagi pasien TB dengan target sekitar 50 hingga 100 pasien setiap tahun.

Selain itu, disiapkan program Rumah Sehat yang mencakup perbaikan sirkulasi udara serta pembangunan sekitar 30 jamban sehat bagi keluarga yang membutuhkan.

Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin mengapresiasi keterlibatan BAZNAS dalam mendukung program pemerintah, termasuk dalam penanganan masalah kesehatan masyarakat.

Ia berharap kerja sama antara pemerintah daerah, BAZNAS, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Dengan demikian, penanganan TB tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi pasien.

MS
Maya SariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update