55.314 Sekolah Direvitalisasi pada 2026, Kalbar Catat 944 Sekolah
kalbarin.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat sebanyak 55.314 sekolah telah direvitalisasi sepanjang 2026. Jumlah tersebut melampaui target awal pemerintah yang ditetapkan sebanyak 42.184 satuan pendidikan.
Dari capaian tersebut, Kalimantan Barat mencatat sebanyak 944 sekolah yang telah menjalani revitalisasi hingga 28 Oktober 2026. Angka ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di berbagai wilayah Indonesia.
Data yang disampaikan Kemendikdasmen pada Kamis (29/10/2026) menunjukkan program revitalisasi telah menjangkau sekolah dari Aceh hingga Papua Barat Daya.
Program tersebut menyasar satuan pendidikan jenjang SD, SMP, dan SMA. Prioritas diberikan kepada sekolah yang terdampak bencana, memiliki bangunan rusak, serta berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Kemendikdasmen menyebut revitalisasi tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi fisik bangunan sekolah. Program ini juga diharapkan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja.
Capaian Revitalisasi di Kalimantan
Untuk wilayah Kalimantan, Kalimantan Barat mencatat angka tertinggi dengan 944 sekolah yang telah direvitalisasi.
Selanjutnya, Kalimantan Selatan mencatat 572 sekolah, Kalimantan Tengah sebanyak 561 sekolah, Kalimantan Timur 399 sekolah, dan Kalimantan Utara 181 sekolah.
Di luar program revitalisasi sekolah, pemerintah juga mencatat sejumlah Sekolah Nasional Terintegrasi yang telah beroperasi di berbagai daerah. Di Kalimantan Timur, misalnya, terdapat satu sekolah yang beroperasi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Sementara Kalimantan Utara juga mencatat satu sekolah.
Jawa Tengah Catat Angka Tertinggi
Secara nasional, Jawa Tengah menjadi provinsi dengan jumlah revitalisasi terbanyak, yakni 4.694 sekolah. Berikutnya Jawa Barat dengan 4.303 sekolah dan Jawa Timur sebanyak 4.217 sekolah.
Di wilayah Sumatera, Aceh mencatat 3.010 sekolah yang direvitalisasi, disusul Lampung sebanyak 1.722 sekolah dan Sumatera Barat 1.271 sekolah.
Sementara di kawasan Sulawesi, Sulawesi Selatan menjadi yang tertinggi dengan 1.825 sekolah. Adapun Nusa Tenggara Timur mencatat 1.758 sekolah.
Program revitalisasi pendidikan tersebut direncanakan terus berlanjut hingga 2029. Pemerintah menargetkan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan dapat menjangkau lebih banyak sekolah sehingga tidak ada lagi satuan pendidikan dengan kondisi bangunan rusak di Indonesia.
