Selasa, 03 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Daerah
Daerah

Wabup Sanggau Ajak Pers Kawal Pembangunan dan Soroti Masalah Perbatasan

✍️ Maya Sari 🕒 29 Oct 2026 👁️ 4x dibaca
Wakil bupati Susana minta pres Dukung pembangunan Sanggau berkelanjutan.
Wakil bupati Susana minta pres Dukung pembangunan Sanggau berkelanjutan. Foto: istimewa

kalbarin.com – Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena mengajak insan pers memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk mengawal pembangunan sekaligus menyampaikan berbagai persoalan masyarakat secara akurat dan berimbang.

Menurut Susana, peran media tidak sebatas menyebarkan informasi mengenai kegiatan pemerintah. Pers juga diharapkan mengulas hasil program pembangunan, menggali potensi daerah, serta mengangkat persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.

Hal itu disampaikan Susana seusai membuka Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) VI Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat di Aula Babai Cinga, Kantor Bupati Sanggau, Rabu (28/10/2026).

“Teman-teman pers juga harus mampu beradaptasi, terutama dalam pemberitaan-pemberitaan yang akurat. Kawan-kawan pers adalah bagian dari mitra pemerintah daerah,” ujar Susana.

Ia menegaskan, perkembangan teknologi dan perubahan regulasi menuntut wartawan terus meningkatkan kemampuan, terutama dalam menghadapi kebutuhan masyarakat terhadap informasi digital yang cepat dan mudah diakses.

Meski demikian, kecepatan publikasi harus tetap diimbangi akurasi, tanggung jawab, dan profesionalisme jurnalistik.

Pers Diminta Angkat Isu Strategis Perbatasan

Susana menilai posisi Kabupaten Sanggau yang berbatasan dengan negara lain, khususnya melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, memiliki nilai strategis yang perlu mendapat perhatian dalam pemberitaan.

Ia mendorong media mengangkat perkembangan pembangunan kawasan perbatasan, potensi ekonomi, serta persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah tersebut.

Menurutnya, pemberitaan yang informatif dapat membantu masyarakat memahami perkembangan daerah sekaligus memperluas perhatian publik terhadap kebutuhan pembangunan kawasan perbatasan.

Susana juga menyoroti persoalan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menjadi perhatian di wilayah perbatasan Sanggau. Ia berharap media mengangkat isu tersebut berdasarkan fakta agar kesadaran masyarakat terhadap perlindungan warga semakin meningkat.

Persoalan anak putus sekolah turut menjadi perhatian. Melalui pemberitaan yang berimbang, media diharapkan dapat mendorong kepedulian berbagai pihak terhadap akses dan keberlanjutan pendidikan.

Pendidikan, Kesehatan, dan Ketahanan Pangan Jadi Perhatian

Selain isu perbatasan, Susana meminta pers memberi perhatian pada sektor pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan.

Informasi mengenai program pemerintah di bidang tersebut perlu disampaikan secara jelas agar masyarakat mengetahui tujuan, pelaksanaan, serta manfaat yang diharapkan.

Ia menekankan pentingnya pemberitaan yang tidak hanya menonjolkan kegiatan seremonial, tetapi juga mengevaluasi hasil program dan mengungkap persoalan yang masih memerlukan penyelesaian.

Dengan begitu, media dapat membantu masyarakat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai perkembangan pembangunan Kabupaten Sanggau.

Media Didorong Gali Potensi Ekonomi Daerah

Di bidang ekonomi, Susana mengajak wartawan menggali potensi usaha, peluang investasi, serta aktivitas pelaku usaha di Kabupaten Sanggau.

Kontribusi perusahaan yang beroperasi di daerah, termasuk sektor pertambangan dan perkebunan, juga dinilai penting untuk diinformasikan kepada masyarakat. Salah satu aspek yang dapat diangkat ialah pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Susana mengatakan, kerja sama pemerintah daerah, dunia usaha, dan media semakin dibutuhkan di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan potensi ekonomi daerah dan mendorong manfaat pembangunan dirasakan masyarakat secara lebih luas.

OKK PWI Diharapkan Tingkatkan Profesionalisme Wartawan

Menutup arahannya, Susana berharap peserta OKK VI PWI Kalbar memanfaatkan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan organisasi, dan profesionalisme jurnalistik.

Ia juga mengajak insan pers membangun kemitraan strategis dengan pemerintah daerah tanpa meninggalkan prinsip independensi, akurasi, dan tanggung jawab pemberitaan.

Melalui pemberitaan yang berkualitas, perkembangan pembangunan dan berbagai persoalan masyarakat di Kabupaten Sanggau diharapkan dapat tersampaikan secara tepat kepada publik.

MS
Maya SariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update