Selasa, 03 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

PNM Dorong UMKM Perempuan Pontianak Berkembang Lewat Pelatihan dan Promosi

✍️ Maya Sari 🕒 28 Oct 2026 👁️ 4x dibaca
Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman dalam kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar PNM di Politeknik Negeri Pontianak (Polnep), Senin (26/10/2026).
Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman dalam kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar PNM di Politeknik Negeri Pontianak (Polnep), Senin (26/10/2026). Foto: istimewa

kalbarin.com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memperkuat pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Pontianak, Kalimantan Barat, melalui pelatihan, pendampingan usaha, serta promosi produk lokal.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar bertema “Budaya Lestari, Usaha Berseri” yang digelar pada 26 Oktober 2026. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan nasabah dalam mengelola usaha sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi daerah.

Tak hanya berfokus pada pengembangan bisnis, PNM turut menyediakan fasilitas yang mendukung kebutuhan nasabah perempuan, khususnya mereka yang menjalankan peran sebagai pengusaha sekaligus ibu.

Salah satu fasilitas yang dihadirkan adalah area bermain anak atau mini daycare. Layanan pemeriksaan kesehatan juga disediakan agar peserta dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperhatikan kondisi kesehatan di tengah kesibukan mengurus usaha dan keluarga.

Salah seorang nasabah PNM mengapresiasi fasilitas tersebut karena membantunya mengikuti kegiatan dengan lebih nyaman.

“Kalau ada kegiatan seperti ini, sebagai ibu saya biasanya harus memikirkan anak juga. Jadi, ketika ada tempat untuk anak bermain, saya bisa mengikuti kegiatan dengan lebih tenang. Saya juga bisa sekalian memeriksakan kesehatan. Buat saya, ini membantu karena kebutuhan saya sebagai ibu dan sebagai pengusaha sama-sama diperhatikan,” ujarnya.

Pelatihan dan Pendampingan untuk Kembangkan Usaha

Untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, PNM menghadirkan coaching clinic sebagai ruang belajar, berbagi pengalaman, dan mencari solusi atas tantangan dalam menjalankan usaha.

Pendampingan tersebut diharapkan membantu nasabah meningkatkan keterampilan pengelolaan bisnis, memperkuat kualitas produk, serta menemukan peluang pengembangan usaha.

Kegiatan ini juga mengangkat potensi budaya dan kekayaan lokal Kalimantan Barat sebagai sumber inspirasi untuk menciptakan produk yang memiliki ciri khas dan nilai tambah.

Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan potensi daerah dapat menjadi peluang ekonomi apabila dikembangkan secara kreatif dan berkelanjutan.

“Kalimantan Barat memiliki kekayaan budaya dan potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha. Kami berharap para nasabah dapat terus berinovasi, mengangkat keunikan daerahnya, dan menjadikan potensi tersebut sebagai sumber nilai tambah bagi keluarga,” ujarnya.

Produk Lokal Diperkenalkan kepada Masyarakat

Selain pelatihan, kegiatan PKU Akbar turut menghadirkan pameran produk unggulan nasabah dan Pojok UMKM. Berbagai produk khas Pontianak diperkenalkan kepada pengunjung sebagai bagian dari upaya memperluas promosi dan membuka peluang pasar.

Kegiatan bertema “Budaya Lestari, Usaha Berseri” tersebut juga mengajak peserta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui edukasi pengelolaan sampah dan penukaran sampah dengan bibit tanaman.

Pendekatan ini menghubungkan pengembangan usaha dengan kepedulian terhadap lingkungan, sehingga pemberdayaan ekonomi diharapkan berjalan seiring dengan penerapan kebiasaan yang lebih berkelanjutan.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah RI, Maman Abdurrahman, turut mengapresiasi ketekunan nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dalam mempertahankan dan mengembangkan usaha mereka.

“Ibu-ibu nasabah Mekaar menunjukkan semangat dan ketekunan dalam menjalankan usahanya. Banyak di antara mereka yang telah bertahun-tahun menjadi bagian dari Mekaar. Semangat ini perlu terus dijaga dan didukung agar usaha yang dijalankan semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi keluarga,” kata Maman.

Melalui pembiayaan, pendampingan, dan pemberdayaan, PNM berupaya memperkuat kemampuan perempuan pelaku usaha agar dapat mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

Penguatan kapasitas tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan peluang pertumbuhan usaha nasabah, tetapi juga memperluas pemasaran produk lokal dan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga serta masyarakat di Kalimantan Barat.

MS
Maya SariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update