Selasa, 15 Sep 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Hiburan
Hiburan

Atasi Stres dan Cemas, Olah Pernapasan Secara Sadar Terbukti Ampuh Rilekskan Saraf

✍️ Maya Sari 🕒 15 Sep 2026 👁️ 1x dibaca
Atasi Stres dan Cemas, Olah Pernapasan Secara Sadar Terbukti Ampuh Rilekskan Saraf

Kalbarin.com — Mengatur pola pernapasan (breathwork) secara sadar menjadi langkah praktis yang efektif untuk menenangkan pikiran serta tubuh ketika dilanda cemas dan stres berlebih. Pendekatan ini bekerja dengan cara menggeser respons sistem saraf otonom dari kondisi siaga (fight-or-flight) menjadi lebih rileks melalui ritme napas yang perlahan dan lembut.

Meskipun terlihat mudah, para ahli menekankan pentingnya menjaga teknik pernapasan tetap wajar. Bernapas secara berlebihan atau terlalu dalam justru bisa berisiko menurunkan kadar karbon dioksida dalam darah, yang berpotensi memicu sensasi pusing, kesemutan, hingga jantung berdebar. Latihan pernapasan disarankan dilakukan cukup beberapa menit setiap hari secara terkontrol, dan konsultasi ke medis profesional tetap diperlukan apabila gangguan kecemasan berlanjut.

Empat latihan pernapasan sederhana yang dapat dipraktikkan secara mandiri meliputi:

1. Bee's Breath (Bhramari)

Latihan ini dilakukan dengan menghembuskan napas secara perlahan dalam kondisi mulut tertutup sambil menghasilkan suara dengungan lembut. Getaran suara tersebut berfungsi mengalihkan pikiran yang kalut sekaligus mengaktifkan mekanisme saraf parasimpatik untuk merangsang relaksasi.

2. Teknik Pernapasan 4/6

Metode ini menitikberatkan pada durasi hembusan napas yang lebih panjang ketimbang tarikan napas. Caranya dengan menghirup udara lewat hidung selama empat hitungan, kemudian menghembuskannya secara lembut melalui hidung selama enam hitungan tanpa memaksakan kapasitas paru-paru.

3. Membiasakan Bernapas Lewat Hidung

Bernapas melalui hidung memberikan mekanisme saringan, penyesuaian suhu, dan kelembapan udara yang masuk, sekaligus memberikan hambatan alami untuk memperlambat laju napas. Kebiasaan ini bisa dilatih secara bertahap dalam rutinitas harian seperti saat berjalan kaki atau bekerja.

4. Coherence Breathing (Pola 5:5:5)

Dilakukan dengan menempatkan satu tangan di perut untuk merasakan ritme kembang-kempis. Hirup napas lewat hidung selama lima hitungan hingga perut mengembang, lalu hembuskan lewat hidung selama lima hitungan hingga perut mengempis secara berkesinambungan tanpa jeda. Praktik ini disarankan berlangsung selama lima menit sehari.

 

MS
Maya SariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update